Q10: Freeware untuk Meminimalkan Distraksi saat Menulis Posting

pada: Minggu, 10 Juni 2012

Photo credit: Morguefile

Umumnya, seorang blogger menulis artikel menggunakan post editor (WYSIWYG) yang telah disediakan di masing-masing blogging platform. Namun, karena harus dilakukan secara online, terkadang konsentrasi menulis mudah sekali memudar, terganggu oleh distraksi-distraksi yang ditimbulkan oleh banyaknya serta beragamnya layanan di internet terutama dalam bidang jejaring sosial.

Selain inspirasi, konsentrasi memang faktor penting yang dibutuhkan setiap blogger dalam merampungkan sebuah artikel. Tanpa konsentrasi, alih-alih menghasilkan tulisan, dia hanya berkutat memikirkan bagaimana menuangkan inspirasi yang telah didapatnya.

Cara paling mudah untuk menghalau distraksi-distraksi online di atas adalah dengan memutuskan (untuk sementara) koneksi internet dari komputer yang kita gunakan.

Jadi, kita tidak lagi menulis pada post editor secara online, tetapi menggunakan aplikasi-aplikasi pengolah kata (word processor) secara offline, seperti MS. Office Word atau Open Office untuk kemudian kita salin ke post editor.

Namun, distraksi tidak jarang justru timbul dari aplikasi-aplikasi yang kita gunakan tersebut. Banyaknya fitur pada sebuah aplikasi pengolah kata, sedikit banyak dapat menggangu konsentrasi menulis. Alternatifnya adalah dengan menggunakan Notepad yang jauh lebih simpel dan relatif tidak memiliki banyak fitur.

Nah, jika Anda terbiasa menulis posting dengan Notepad, maka saya mengusulkan Anda untuk mencoba menggunakan Q10.

Q10 a simple but powerful text editor

Tampilan Q10


Q10 merupakan aplikasi pengolah kata yang mirip dengan Notepad bawaan Windows di atas. Dibandingkan dengan Notepad, Q10 memiliki beberapa kelebihan, yakni:

  1. Freeware. Anda dapat mengunduh dan menggunakannya tanpa harus membayar lisensi.
  2. Full screen mode. Ketika pertama kali dijalankan, Q10 akan memenuhi layar monitor seluruhnya. Anda tidak perlu heran jika tidak menemukan tombol minimize atau tombol close seperti yang umum ditemukan pada berbagai aplikasi. Hal ini dimaksudkan supaya Anda bisa lebih fokus menulis.
  3. Alarm. Banyak penulis yang merekomendasikan untuk menggunakan timer saat menulis, misalnya dalam rentang waktu 10 atau 30 menit. Dengan demikian, selama rentang waktu tersebut, kita hanya fokus menulis, menuangkan ide-ide secara spontan.

    Dengan Q10, kita bisa dengan mudah mengatur waktu yang akan kita gunakan untuk menulis. Q10 kemudian akan membunyikan suara alarm jika waktu tersebut telah tercapai.
  4. Statistik. Dengan Q10, Anda dapat dengan mudah mengetahui jumlah karakter, kata, serta paragraf yang telah ditulis.
  5. Pengaturan jenis, ukuran, serta warna huruf lebih mudah. Bukan hanya itu, Anda juga bisa mengatur warna latar sesuai selera.
  6. Tersedia pula dalam bentuk portable.

Dengan beberapa kelebihan di atas, menulis posting akan jauh lebih menyenangkan dengan Q10. Satu hal lagi yang membuat saya menyukai freeware ini adalah suara mesin ketik tradisional yang akan terdengar setiap kali jari kita memukul-mukul papan ketik di komputer. Seolah-olah saya membayangkan sedang menulis berita di tahun 80an.

Namun sayangnya, seperti dituturkan sendiri oleh pembuatnya, Joaquín Bernal, Q10 memang dibuat khusus untuk para pengguna Windows, dan tidak pernah direncanakan untuk digunakan pada lingkungan Linux atau Mac.

Q10 hotkeys

Hotkey-hotkey pada Q10


Anda tertarik? Silakan download berkas instalasi Q10 ini sekarang juga!

Semoga bermanfaat!

1 komentar:

Investor Sibuk mengatakan...

Bisakah Q10 ini berfungsi ketika kita perlu melakukan kerja penerjemahan?

Poskan Komentar